BOJONEGORO, Waskat.id – Pemerintah Desa Sukorejo, Kec/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur akan menggelar kegiatan tradisi Sedekah Bumi dan Haul Eyang Singonoyo, tokoh pejuang dan perintis berdirinya Desa Sukorejo. Kegiatan tersebut akan selenggarakan selama tiga hari berturut-turut yakni pada tanggal 24, 25, 26 Juli 2026.

Kepala Desa Sukorejo, Meyke Lelyanasari, kepada Waskat.id menjelaskan, ada yang istimewa dalam kegiatan Sedekah Bumi dan Haul Eyang Singonoyo pada tahun ini, yakni kirab budaya (Kirab Tumpeng) yang melibatkan warga dan Lembaga Pemerintahan Desa Sukorejo, Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) Desa Sukorejo yakni PKK, RT/RW, Karang Taruna, Sukorejo Kampung Pesilat, serta Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Desa yakni Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Guyub Reksa Dana.

’’Sedekah Bumi dan Haul Eyang Singonoyo merupakan tradisi yang dilestarikan oleh masyarakat dan Pemerintah Desa Sukorejo. Kegiatan ini sekaligus dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat lewat bazar UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) yang ada,’’ kata Meyke Lelyanasari.

Menurut Meyke Lelyanasari, lokasi bazar UMKM yang menjual aneka kuliner berada di pertigaan Kuburan Kembar (pertigaan diapit tiga makam). Pesertanya lebih dari 50 orang/stand berasal dari warga desa setempat. Namun juga ada warga luar Desa Sukorejo yang ikut meramaikan haul Eyang Singonoyo dengan minta tempat untuk jualan, dan tetap difasilitasi oleh panitia.

Ketua Panitia Haul Eyang Singonoyo dan Sedekah Bumi Desa Sukorejo, Masruhan, menjelaskan rangkaian kegiatan yang dihelat selama tiga berturut-turut. Pada hari pertama, Jum’at 24 Juli 2026, pembukaan bazar UMKM, serta pada malam hari ada pentas seni tari tradisional dan Badut Sulap oleh Kak Wahyu.

Sedangkan kegiatan pada hari kedua, Sabtu pagi 25 Juli 2026, Lomba Mendongeng untuk anak SD/MI seKabupaten Bojonegoro, dan siangnya selepas dzuhur Kirab Tumpeng dengan start di depan Balai Desa Sukorejo, dengan rute Jl. Monginsidi – Jl. Gajah Mada – Jl. Letda Mustajab, Jl. Brigjend Sutoyo, dan finish di Makam Kembar. Pada malam hari ada hiburan Tari Tradisional oleh Kak Febby, dan Pantomim oleh Kak Agung.

Adapun kegiatan pada hari ketiga, Minggu pagi 26 Juli 2026 yakni Lomba Mewarnai anak TK/RA seKabupaten Bojonegoro dan Mendongeng oleh Kak Ferri. Sedangkan pada malam hari gebyar sholawat dan pengajian umum oleh KH. KHR. S Anshori, M.Pd dari Tuban.
***

Wartawan: Kuzaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *