BOJONEGORO, Waskat.id – Organisasi Perempuan Penghayat Kepercayaan Indonesia (Puan Hayati) Cabang Bojonegoro akhirnya terbentuk dalam sebuah musyawarah penuh kekeluargaan dan keakraban. Puan Hayati di kota minyak ini lahir dibidani oleh Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Bojonegoro, bertempat di sekretariat MLKI Bojonegoro Jalan Lettu Suwolo, Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Bojonegoro, Sabtu malam (3/10/2026).

Ketua MLKI Bojonegoro, Rudianto, menjelaskan bahwa keinginan membentuk Puan Hayati di Bojonegoro sebenarnya sudah lama, namun akhirnya baru bisa terlaksana pada awal bulan Oktober 2026. ’’Kami merasa senang Puan Hayati di Bojonegoro sudah terbentuk. Kita berharap Puan Hayati segera dapat melaksanakan kegiatan penyempurnaan komponen organisasi dan melaksanakan koordinasi serta sosialisasi dengan para pihak,’’ ungkapnya.

Menurut Rudianto, pihaknya segera memberitahukan keberadaan Puan Hayati Bojonegoro ke pengurus MLKI Jawa Timur, untuk selanjutnya diberitahukan ke pengurus MLKI Pusat di Jakarta.

Ketua terpilih Puan Hayati Bojonegoro, Pertiwi, mengajak para wanita penghayat kepercayaan di Kabupaten Bojonegoro untuk bergabung dengan organisasi yang dipimpinnya.

’’Kepada ibu-ibu Penghayat Kepercayaan di Kabupaten Bojonegoro bisa langsung ke Puan Hayati. Dan bagi kekuarga Penghayat yang memiliki anak sekolah akan kita fasilitasi untuk mendapatkan layanan pendidikan di sekolah umum maupun melalui komunitas sesuai dengan regulasi pemerintah,’’ ungkap wanita asal Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander ini.

Berikut ini susunan pengurus Puan Hayati Bojonegoro:
Ketua: Pertiwi
Sekretaris: Tri Utaminingtiyas.
Bendahara: Sundiyah.
Anggota: Nurmisah.

             ——oo0oo——

Wartawan: Kuzaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *